.

MASA KEMUNDURAN PENDIDIKAN ISLAM 1

Sepanjang sejarahnya sejak awal dalam pemikiran Islam terlihat dua pola yang saling berlomba mengembangkan diri, dan mempunyai pengaruh besar dalam pengembangan pola pendidikan umat Islam. Dari pola pemikiran yang bersifat tradisional, yang mendasarkan diri kepada wahyu, yang kemudian berkembang menjadi pola pola pemikiran sufistik dan mengembang kan pola pendidikan sufi. Pola pendidikan ini sangat memperhatikan aspek-aspek batiniah dan akhlak atau budi pekerti manusia. Sedangkan dari pola pemikiran yang rasional, yang mementingkan akal pikiran, menimbulkan pola pendidikan empiris rasional. Pola pendidikan bentuk kedua ini sangat memperhatikan pendidikan intelektual dan penguasaan material.
Pada masa jayanya pendidikan Islam, kedua pola pendidikan tersebut menghiasi dunia Islam, sebagai dua pola yang berpadu dan saling melengkapi. Setelah pola pemikiran rasional diambil alih pengembangannya oleh dunia barat (Eropa) dan dunia Islampun meninggalkan pola pemikiran tersebut, maka dalam dunia Islam tinggal pola pemikiran sufistik, yang sifatnya memang sangat memperhatikan kehidupan batin, sehingga mengabaikan pengembangan dunia material. pola pendidikan yang dikembangkannya pun tidak lagi menghasilkan perkembangan budaya Islam yang bersifat material. Dari aspek inilah dikatakan pendidikan dan kebudayaan Islam mengalami kemunduran, atau setidak-tidaknya dapat dikatakan pendidikan Islam mengalami kemandegan.
Setelah abad 14 M dunia Islam sedikit demi sedikit tenggelam dalam kebekuan dan keterbelakangan, terutama akibat datangnya penjajah barat yang selain berpolitik devide et impera, juga berpolitik pendidikan yang melemahkan semangat Islam murni, sampai munculnya ulama pembaharuan Islam seperti Jamaluddin Al-Afghany, Muhammad Abduh dan murid-muridnya pada abad 19 di Mesir yang mengajak umat seluruh dunia untuk bangkit dan mengkaji kembali ajaran Islam yang murni dan dinamis, disusul para pembaharu Islam di wilayah negara Turki dengan gerakan nasionalisme di bawah kepeloporan ilmuwan dan politikus yang tergabung dalam gerakan Turki muda yang terkenal diantaranya adalah Mustafa Kemal Attaturk.

Continue------> kliik