.

Faktor Penyebab Kemunduran Pendidikan Islam

Selamat berkunjung kembali di blog Kumpulan Ilmu Seputar Informasi Terkini. Pada kesempatan yang berbahagia ini kami akan berbagi posting singkat tentang Kemunduran Pendidikan Islam.

Faktor Penyebab Kemunduran Pendidikan Islam


Sejak awal perkembangannya, dalam pemikiran Islam terlihat dua pola yang sangat menonjol serta mempunyai pengaruh besar dalam pengembangan pola pendidikan umat Islam, yaitu:
  1. Pola pemikiran yang bersifat tradisional, yang mendasarkan diri kepada wahyu, yang kemudian berkembang menjadi pola pemikiran sufistik dan mengembangkan pola pendidikan sufi.
  2. Pola pemikiran yang bersifat rasional, yang mementingkan akal pikiran, menimbulkan pola pendidikan empiris rasional. Pola pendidikan bentuk kedua ini sangat memperhatikan pendidikan intelektual dan penguasaan material.

Kedua pola pendidikan yang menghiasi dunia islam tersebut, pada masa kejayaan pendidikan islam merupakan dua pola pendidikan yang berpadu dan saling melengkapi. Namun setelah umat islam meninggalkan pola pemikiran yang bersifat rasional dan hanya mengambil pola pemikiran sufistik, maka pola pendidikan yang dikembangkannya pun tidak lagi menghasilkan perkembangan kebudayaan islam yang bersifat material. Dari sinilah dapat dikatakan bahwa pendidikan islam mengalami kemunduran atau setidak-tidaknya mengalami kemandegan.(Zauhairini 2008:109)

Fazlur Rahman (dalam Zauhairini 2008:111) mengatakan bahwa penutupan pintu ijtihad selama abad ke-4H/10 M dan 5 H/11 M telah membawa kemacetan umum dalam ilmu hukum dan ilmu intelektual, khususnya ilmu yang pertama. Dengan semakin ditinggalkannya pendidikan intelektual, maka semakin statis perkembangan kebudayaan islam. Ketidakmampuan intelektual dalam memecahkan berbagai permasalah yang baru yang timbul akibat perubahan zaman, ikut merealisasi dengan adanya pernyataan bahwa pintu ijtihad telah tertutup, sehingga terjadilah kebekuan intelektual secara total.

M. M. Sharif (dalam Zauhairini 2008:110) mengungkapkan gejala kemunduran pendidikan dan kebudayaan islam antara lain sebagai berikut :
  1. Telah berkelebihan filsafat islam (yang bercorak sufistis) Al-Ghazali di Timur dan berkelebihannya pula Ibnu Rusyd dalam memasukkan filsafat islamnya (yang bercorak rasionalistis) ke dunia islam barat. Sehingga Al-Ghazali dengan filsafat islamnya menuju kerohania hingga menghilang ke dalam maga tasawuf mendapat sukses di timur, dan Ibnu Rusd dengan filsafatnya yang bertentangan dengan Al-Ghazali dengan munuju ke jurang materialisme mendapat sukses di Barat.
  2. Ummat islam, terutama pada pemerintahannya (khalifah, sultan, amir-amir) melalaikan ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang mana pada mulanya mereka memberi kesempatan untuk berkembang dan memperhatikan ilmu pengetahuan dengan memberikan penghargaan yang tinggi kepada para ahli ilmu pengetahuan. Namun pada masa ini mereka lebih mementingkan pemerintahan, begitu juga dengan para ahli ilmunya yang telibat dalam urusan-urusan pemerintahan.
  3. Terjadinya pemberontakan-pemberontakan yang dibarengi dengan serangan dari luar, sehingga menimbulkan kehancuran yang mengakibatkan berhentinya kegiatan pengembangan ilmu pengetahuan di dunia islam.
Itulah diantara atau beberapa faktor-faktor kemunduran pendidikan islam baik dari segi eksternal maupun internal yang dapat kami amati.

Daftar Pustaka
Zuhairini, dkk. Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta : Bumi Aksara, 2008.

Itulah tadi update singkat tentang Sebab-sebab Kemunduran Pendidikan Islam. Terimakasih atas kunjungannya n jangan bosan-bosan ataupun jenuh untuk berkunjung kembali di blog Kumpulan Ilmu Seputar Informasi Terkini, semoga ada guna dan manfaatnya.