.

Pendidikan di Masa Umar bin Khaththab

a. administrasi kepemerintahan
Khalifah Umar bin Khaththab adalah figur yang sangat memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan kelancaran pemerintahan. Pembangunan fasilitas pemerintahan dan kemasyarakatan di masa Khalifah Umar bin Khaththab maju pesat. Diantara sarana pemerintahan yang dibangun Khalifah Umar adalah:
  1. Membagi wilayah kekuasaan menjadi wilayah pemerintahan pusat dan propinsi. Masing-masing propinsi dipimpin seorang Gubernur dan dibantu oleh Panglima besar, Kepala Pajak (Amil), Sekretaris Daerah (Katib) dan Hakim (Qodli).
  2. Membentuk dewan-dewan untuk menertibkan jalannya pemerintahan, seperti: Diwanul Jund (Militer), Diwanul Qodlo (Peradilan), Diwanul Hisbah (Pengawas Ekonomi), Diwanul Kharraj (Pajak hasil bumi), Al Barid (Jawatan Pos) dan masih banyak lagi.
  3. Mendirikan Baitul Mal yang bertugas mencetak, mengedarkan dan mengatur keluar masuknya keuangan negara.
  4. Menetapkan kalender khusus umat Islam yang dikenal dengan Kalender Hijriyah.
  5.  Membangun kanal Amirul Mukminin.
b. pendidikan keagamaan
Sistem pendidikan yang sebelumnya dilakukan secara mandiri, tidak dikelola oleh pemerintah, oleh Khalifah Umar sistem tersebut dirubah dan pemerintah mulai saat itu turut campur dalam menambahkan kurikulum dalam lembaga kuttab, yaitu sekolah tingkat pertama, tempat anak-anak belajar menulis, membaca dan menghafal serta belajar pokok-pokok ajaran Islam dilanjutkan kejenjang pendidikan yakni di masjid
Di masjid ini terdapat dua tingkat, yaitu tingkat menengah dan tingkat tinggi. Adapun yang membedakan antara keduanya adalah kualitas pengajarnya. Untuk tingkat menengah pengajarnya belum mencapai status ulama besar dan menggunakan sistem sorogan sedangkan untuk tingkat tinggi pengajarnya merupakan ulama-ulama senior dan menggunakan sistem halaqoh. Selain itu, Khalifah Umar juga menginstruksikan kepada penduduk kota agar anak-anak diajarkan berenang, mengendarai unta, memanah, membaca, dan menghafalkan syair-syair.

previous   -   next