.

Pendidikan Kejuruan : Konsep Dasar Pendidikan Kejuruan



pendidikan kejuruan, karakteristik pendidikan kejuruan, konsep dasar penddidikan kejuruan
Pendidikan kejuruan memiliki karakteristik yang berbeda dengan pendidikan umum. Perbedaan tersebut dapat dikaji dari kriteria pendidikan, substansi pelajaran dan lulusannya. Pendidikan kejuruan seyogianya memiliki kriteria sebagai berikut :
  • Orientasi pada kinerja individu dunia kerja
  • Jastifikasi khusus pada kebutuhan nyata di lapangan
  • Fokus kurikulum pada aspek-aspek psikomotor, afektif dan kognitif
  • Tolok ukur keberhasilan tidak hanya terbatas di sekolah
  • Kepekaan terhadap perkembangan dunia kerja
  • Memerlukan saana dan prasarana yang memadai
  • Adanya dukungan masyarakat
(Disarikan dari Finch dan Crunkilton, 1984).

Substansi pelajaran pada pendidikan kejuruan menurut Nolker dan Shoenfel (Sonhadji, 2006) harus selalu mengikuti perkembangan IPTEK, kebutuhan masyarakat, kebutuhan individu, dan lapangan kerja. Lulusan dari pendidikan kejuruan, minimal harus memiliki kecakapan atau kemampuan kerja yang sesuai dengan tuntutan dunia usaha atau industri yang dirumuskan dalam standar kompetensi nasional bidang keahlian.

Referensi:
Finch, C. dan Crunkilton, J.R. (1984). Curriculum Development in Vocational and Technical Education : Planning,Content and Implementation. Boston : Allyn and Bacon, Inc.