Fungsi Komunikasi | Ilmu Komunikasi

Ilmu Komunikasi :: Fungsi Komunikasi

Fungsi Komunikasi - Selamat berkunjung kembali di blog Kumpulan Ilmu dan Seputar Informasi Terkini. Melanjutkan posting bertema Kajian Pustaka dan Komunikasi, pada kesempatan kali ini admin akan berbagi posting tentang Fungsi Komunikasi. Atau mungkin sobat juga ingin sekedar melihat posting sebelumnya tentang "Tujuan Mempelajari Ilmu Komunikasi". semoga bermanfaat.

definisi komunikasi, ilmu komunikasi, fungsi komunikasi, tujuan komunikasi, pengertian komunikasi, komunikasi menurut para ahli,

Komunikasi tidak saja berkutat pada persoalan pertukaran berita dan pesan, akan tetapi juga melingkupi kegiatan individu dan kelompok terkait dengan tukar menukar data, fakta dan ide. Bila dilihat dari makna ini, ada beberapa fungsi yang melekat dalam proses komunikasi;

Pertama, Informasi, pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, penyebaran berita, data, gambar,  fakta, pesan, opini, dan komentar yang  di butuhkan  agar dapat dimengerti dan beraksi secara jelas terhadap kondisi lingkungan dan orang lain agar dapat mengambil  keputusan yang tepat.

Kedua, Sosialisasi (pemasyarakatan), penyedian sumber ilmu pengetahuan yang memungkinkan orang bersikap dan bertindak sebagai  anggota masyarakat  yang efektif sehingga ia sadar akan fungsi sosialnya dan dapat aktif di dalam masyarakat

Ketiga, Motifasi, menjelaskan tujuan setiap masyarakat jangka pendek maupun jangka panjang, mendorong orang untuk menentukan  pilihan dan keinginannya, mendorong kegiatan individu dan kelompok berdasarkan tujuan bersama yang akan di kejar.

Keempat, Berdebatan dan diskusi, menyediakan dan saling menukar fakta yang diperlukan untuk memungkinkan persetujuan atau menyelesaikan perbedaan pendapat mengenai  masalah publik, menyediakan bukti-bukti relevan yang di perlukan  untuk kepentingan  umum agar masyarakat lebih melibatkan diri dengan masalah  yang menyangkut  kepentingan bersama.

Kelima, Pendidikan, pengalihan ilmu pengetahuan dapat mendorong perkembangan intelektual, pembentukan watak, serta membentuk keterampilan dan kemahiran yang di perlukan pada semua bidang kehidupan.

Keenam, Memajukan kehidupan, menyebarkan hasil kebudayaan dan seni dengan maksud melestarikan warisan masa lalu, mengembangkan kebudayaan dengan memperluas horizon seseorang serta membangun imajinasi dan mendorong kreatifitas dan kebutuhan estetiknya.

Ketujuh, Hiburan, penyebarluasan  sinyal, simbol, suara, dan imaji dari drama, tari, kesenian, kesusastraan, musik, olahraga, kesenangan, kelompok, dan individu.

Kedelapan, Integrasi menyediakan bagi bangsa, kelompok, dan individu kesempatan untuk memperoleh berbagai pesan yang mereka perlukan agar mereka dapat saling kenal dan mengerti serta menghargai kondisi pandangan dan keinginan orang lain.

Sementara itu Mudjoto[1] dalam tekhnik komunikasi yang di kutip oleh Widjaya menyatakan bahwa fungsi komunikasi itu meliputi;
  1. Komunikasi merupakan alat suatu organisasi sehingga seluruh kegiatan organisasi itu dapat diorganisasikan (dipersatukan) untuk  mencapai tujuan tertentu.
  2. Komunikasi merupakan alat untuk mengubah perilaku para anggota dalam suatu organisasi.
  3. Komunikasi adalah alat agar informasi dapat di sampaikan kepada seluruh anggota organisasi.
Berdasarkan fungsi komunikasi itu, maka komunikasi memegang  peranan penting dalam  suatu organisasi dalam mencapai tujuan.

Ditempat berbeda Deddy Mulyana[2] dalam bukunya "Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar" menyebutkan bahwa  fungsi komunikasi  ada  empat bagian yaitu:

1. Komunikasi Sosial
Fungsi komunikasi sebagai komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan  bahwa komunikasi  itu penting  untuk membangun  kensep diri kita, aktualisasi diri,  untuk kelangsungan hidup,  untuk memperoleh kebahagiaan, terhindar dari tekanan dan ketegangan antar lain lewat komunikasi yang bersifat menghibur dan memupuk hubungan dengan orang lain. Melalui komunikasi kita bekerja sama dengan anggota masyarakat  (keluarga, kelompok belajar, perguruan tinggi, RT, RW, desa, kota, dan negara secara keseluruhan)

2. Komunikasi  Ekspresif
Erat kaitannya dengan komunikasi sosial adalah komunikasi  ekspresif yang dapat di lakukan baik sendirian ataupun dalam  kelompok. Komunikasi ekspresif tidak otomatis bertujuan mempengaruhi orang lain, namun dapat dilakukan sejauh komunikasi tersebut menjadi insatrument untuk menyampaikan perasaan-perasaan (emosi) kita. Perasaan-perasaan tersebut terutama dikomunikasikan melalui pesan-pesan nonverbal, perasaan sayang, peduli, rindu, simpati, gembira, sedih, takut, prihatin dan benci dapat di ungkapkan melalui kata-kata namun terutama lewat perilaku nonverbal.

3. Komunikasi Ritual
Erat kaitannya dengan komunikasi ekspresif adalah  komunikasi ritual yang biasanya di lakukan secara kolektif. Suatu komunitas  sering melakukan upacara-upacara berlainan sepanjang tahun dan sepanjang hidup, yang di sebut  para antropolog sebagai rites of passage, mulai dari upacara kelahiran, sunatan, ulang tahun, pertunangan, pernikahan dan masih banyak lagi. Dalam acara-acara itu orang mengucapkan kata-kata atau menampilkan  perilaku-perilaku tertentu yang bersifat simbolik. Ritus ritus lain seperti berdoa (sholat, sembahyang, misa), membaca kitab suci, naik haji, upacara bendera, upacara wisuda, perayaan lebaran, natal juga termasuk  komunikasi ritual. Mereka yang berpartisipasi dalam bentuk komunikasi ritual tersebut menegaskan kembali komitmen mereka kepada tradisi keluarga, suku, bangsa, negara, ideologi atau agama mereka.

4. Komunikasi Instrumental
Komunikasi instrumental mempunyai beberapa tujuan umum: menginformasikan, mengajar, mendorong,  mengubah sikap,  dan keyakinan,  dan mengubah perilaku, atau menggerakkan tindakan  dan juga untuk menghibur. Bila di ringkas maka kesemua tujuan tersebut dapat di sebut membujuk (bersifat persuasif). Komunikasi yang bersifat memberitahukan  atau menerangkan (to inform) mengandung muatan persuasif dalam arti bahwa  pembicara menginginkan  pendengarnya mempercayai bahwa fakta atau informasi yang di sampaikannya akurat dan layak untuk diketahui. Sebagi instrumen, komunikasi tidak saja kita gunakan  untuk menciptakan dan membangun hubungan, namun juga untuk menghancurkan hubungan tersebut. Study komunikasi membuat kita peka terhadap  berbagai strategi yang dapat kita gunakan dalam komunikasi kita untuk bekerja lebih baik  dengan orang lain demi keuntungan  bersama. Komunikasi  berfungsi sebagai  instrumen untuk mencapai tujuan-tujuan pribadi dan pekerjaan. Baik tujuan  jangka pendek ataupun tujuan jangka panjang. Tujuan jangka pendek misalnya untuk memperoleh pujian, menumbuhkan kesan yang baik, memperoleh simpati dan sebagainya. Sedangkan jangka panjang dapat di raih lewat keahlian komunikasi, misalnya keahlian berpidato, berunding, berbahasa asing, ataupun keahlian menulis. Kedua tujuan itu tentu saja  berkaitan  dalam arti  bahwa berbagai pengelolaan kesan itu secara  kumulatif dapat digunakan untuk mencapai tujuan jangka panjang berupa keberhasilan  dalam karier, misalnya untuk memperoleh jabatan, kekuasaan, penghormatan sosial dan kekayaan.

Untuk lebih jelas dan lengkap sobat bisa lihat beberapa referensi dibawah ini:
  1. Dani Fardiansyah, Pengantar Ilmu Komunikasi, Pendekatan Taksonomi Konseptual, Galia Indonesia, Jakarta, 2004
  2. Komala, Lukiati. 2009. Ilmu Komunikasi. Perspektif, Proses dan Konteks. Surabaya: Widya Padjadjaran
  3. Kriyantono, Rachmat. 2009. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta : Kencana Prenada Media Group
  4. Mulyana, Deddy dkk. 2007. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: PT. Remaja RosdaKarya
  5. Mulyana, Deddy. 2010. Ilmu Komunikasi. Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  6. Rosmawaty. 2010. Mengenal Ilmu Komunikasi. Surabaya: Widya Padjadjaran
  7. Rakhmat, Jalaluddin. 1993. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
  8. Severin, Warner J, dan James W. Tankard, Jr. 2008. Teori Komunikasi. Sejarah, Metode, dan Terapan di Dalam Media Massa. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
  9. Widjaya, H.A.W, 1986, Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat, Jakarta: Bina aksara
  10. dll
Itulah tadi artikel tentang Fungsi Komunikasi. terimakasih atas kunjungannya n jangan bosan-bosan ataupun jenuh untuk berkunjung kembali di blog kumpulan ilmu dan Seputar Informasi Terkini, semoga ada guna dan manfaatnya. wassalam.

[1] Widjaya, H.A.W, 1986, Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat, Jakarta: Bina aksara
[2] Mulyana, Deddy, 2002, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, Bandung: Remaja Rosdakarya