Tujuan Komunikasi : Ilmu Komunikasi

Ilmu Komunikasi :: Tujuan Komunikasi

Tujuan Komunikasi - Selamat berkunjung kembali di blog Kumpulan Ilmu dan Seputar Informasi Terkini. Melanjutkan posting bertema Kajian Pustaka dan Komunikasi, pada kesempatan kali ini admin akan berbagi posting tentang Tujuan Komunikasi. Atau mungkin sobat juga ingin sekedar melihat posting sebelumnya tentang "Fungsi Komunikasi :: Ilmu Komunikasi". semoga bermanfaat.

definisi komunikasi, ilmu komunikasi, fungsi komunikasi, tujuan komunikasi, pengertian komunikasi, komunikasi menurut para ahli,

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia kerapkali dan selalu melakukan interaksi sosial dengan masyarakat. Itulah makanya manusia acapkali disebut-sebut sebagai makhluk yang bermasyarakat dan berbudaya. Intensitas interaksi sosial itu tidak dapat dilepaskan dari ketergantungan mereka terhadap saling memberi dan menerim informasi. Pada titik inilah ilmu komunikasi menemukan momentumnya, yaitu bertujuan untuk;

Pertama, agar informasi yang disampaikan dapat di mengerti orang lain. Komunikator[1] yang baik dengan sendirinya dapat menjelaskan pada komunikan (penerima) dengan sebaik-baiknya dan tuntas sehingga mereka dapat mengerti dan mengikuti apa yang dimaksudkan.

Kedua, Memahami  orang lain, Komunikator harus mengerti benar aspirasi  masyarakat tentang apa yang diinginkan, jangan mereka  menginginkan kemauannya.

Ketiga, Supaya gagasan dapat diterima orang lain, komunikator harus berusaha agar gagasan kita dapat di terima orang lain dengan pendekatan yang persuasif bukan memaksakan kehendak.

Keempat, Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu, menggerakkan sesuatu itu dapat bermacam-macam, mungkin berupa kegiatan, kegiatan yang di maksudkan di sini adalah kegiatan yang lebih banyak mendorong, namun yang penting harus  diingat adalah  bagaimana cara yang baik  untuk melakukannya.

Jadi secara singkat dapat ditegaskan bahwa komunikasi bertujuan mengharapkan pengertian, dukungan, gagasan, dan tindakan; setiap kali komunikator bermaksud mengadakan komunikasi maka perlu  mempertanyakan apa yang menjadi tujuannya. Apakah komunikator ingin menjelaskan sesuatu kepada orang lain?. Apakah dia  menginginkan supaya orang lain mengerti dan dapat memahami apa yang dimaksudkan? Apakah dia ingin agar orang lain menerima dan mendukung gagasannya? Apakah dia ingin agar orang lain mengerjakan sesuatu atau supaya mereka mau bertindak ?.

Terkait hal ini Mudjito[2] menyimpulkan bahwa komunikasi bertujuan untuk memberikan pengaruh kepada seluruh anggota organisasi agar mereka secara bersama-sama dapat mencapai tujuan organisasi. Di samping itu, komunikasi juga mengintegrasikan fungsi-fungsi manajemen (POAC), artinya dengan komunikasi  maka organisasi dapat:
  1. Menyebarluaskan tujuan organisasi
  2. Mengembangkan rencana untuk mencapai tujuan organisasi
  3. Mengorganisasikan sumber-sumber lainnya agar dapat dimanfaatkan lebih fektif dan efisien
  4. Memilih dan menghargai anggota organisasi yang baik
  5. Memimpin, memotifasi, menciptakan iklim atau suasana dalam organisasi sehingga para anggota mau berpartisipasi semaksimal mungkin
  6. Mengontrol perilaku para anggota organisasi.
Melalui komunikasi yang intent dan tepat diharapkan makna yang tersimpan dalam kedirian komunikator akan dapat tersampaikan secara tepat pula. Dengan kata lain, hasil atau respon yang yang diharapkan komunikator sangat bergantung dari bagaimana proses dan strategi komunikasi yang dia lakukan pada komunikan. ‘dalam setiap perkataan ada tempatnya yang tepat, dan setiap tempat ada perkataan yang tepat’ sebuah pameo yang layak direnungkan dalam konteks bagaimana menempatkan komunikasi yang tepat.

Untuk lebih jelas dan lengkap sobat bisa lihat beberapa referensi dibawah ini:
  1. Dani Fardiansyah, Pengantar Ilmu Komunikasi, Pendekatan Taksonomi Konseptual, Galia Indonesia, Jakarta, 2004
  2. Widjaya, H.A.W, 1986, Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat, Jakarta: Bina aksara
  3. Komala, Lukiati. 2009. Ilmu Komunikasi. Perspektif, Proses dan Konteks. Surabaya: Widya Padjadjaran
  4. Rakhmat, Jalaluddin. 1993. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
  5. Kriyantono, Rachmat. 2009. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta : Kencana Prenada Media Group
  6. Mulyana, Deddy dkk. 2007. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: PT. Remaja RosdaKarya
  7. Mulyana, Deddy. 2010. Ilmu Komunikasi. Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  8. Rosmawaty. 2010. Mengenal Ilmu Komunikasi. Surabaya: Widya Padjadjaran
  9. Severin, Warner J, dan James W. Tankard, Jr. 2008. Teori Komunikasi. Sejarah, Metode, dan Terapan di Dalam Media Massa. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
  10. dll

Itulah tadi artikel tentang Tujuan Komunikasi. terimakasih atas kunjungannya n jangan bosan-bosan ataupun jenuh untuk berkunjung kembali di blog kumpulan ilmu dan Seputar Informasi Terkini, semoga ada guna dan manfaatnya. wassalam.
[1] Komunikator adalah orang yang punya inisiatif untuk melakukan komunikasi. Dilihat dari jumlahnya komunikator dapat terdiri dari satu orang, dua orang atau lebih. Apabila terdiri dari banyak orang dan saling kenal serta punya ikatan emosional yang relatif kuat dapat disebut sebagai kelompok kecil. Sementara jika tanpa ikatan dan tidak saling kenal dapat disebut sebagai kelompok besar/ public. Lih; Dani Fardiansyah, Pengantar Ilmu Komunikasi, Pendekatan Taksonomi Konseptual, Galia Indonesia, Jakarta, 2004, hal; 19
[2] Widjaya, H.A.W, 1986, Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat, Jakarta: Bina aksara, hal; 76