.

CONTOH MAKALAH SISTEM INFORMASI RESTORAN BERBASIS WEBSITE

SISTEM INFORMASI RESTORAN BERBASIS WEBSITE

Oleh :

OERIP WAHYO PRAMONO

No. Mhs. P2CB09002

A. Latar Belajang Masalah

Pada restoran yang masih menggunakan cara manual, pada saat pelangan masuk biasanya langsung didatangi oleh pelayan untuk membantu pemesanan makanan. Menu-menu yang dipesan oleh pelanggan ditulis pada kertas rangkap 2, satunya diberikan kepada kasir untuk keperluan bill sementara satunya lagi diantar ke dapur agar dapur mulai memasak pesanan pelanggan.

Umumnya kasir duduk di depan sebuah meja besar, dimana dimeja tersebut sudah tersusun dengan rapi bill-bill untuk masing-masing pelanggan. Semakin besar ukuran restoran, maka semakin banyak pula bill yang tersusun di depan kasir. Pada saat ada pelanggan yang meminta bill, pertama-tama kasir akan melirik ke meja pelanggan tersebut atau menanyakan langsung ke pelanggan untuk mendapatkan nomor meja yang dipakai oleh pelanggan. Lalu kasir akan sibuk mencari bill untuk meja yang bersangkutan dari kumpulan bill yang berada di depannya. Seusai mendapatkan bill, kasir terlebih dahulu memeriksa harga untuk menu-menu yang telah dipesan oleh pelanggan, setelah memastikan seluruhnya beres barulah kasir memberikan bill kepada pelanggan untuk pembayaran.

Untuk restoran-restoran berskala kecil, cara kerja seperti ini tidak menjadi masalah. Namun untuk restoran besar, dengan jumlah meja tamu yang lebih banyak dari 20, pelayanan dari kasir akan menjadi sangat lambat. Apalagi pada saat restoran sedang penuh dengan pelanggan. Cara kerja restoran yang menggunakan sistem terkomputerisasi berbeda dari yang diatas. Pada saat pelangan masuk ke restoran, pelayan akan mendatangi pelanggan untuk pemesanan makanan. Pesanan ditulis dalam kertas biasa, tidak perlu rangkap 2. Setelah itu pesanan langsung dimasukkan ke komputer terdekat. Dari komputer tersebut, pelayan dapat memerintahkan printer yang berada di dapur untuk mencetak pesanan makanan. Jadi tidak perlu mengantarkan kertas pesanan ke dapur.

Informasi pesanan yang dimasukkan ke komputer secara otomatis akan mengalir ke pihak-pihak yang membutuhkannya, termasuk kasir. Jadi pada saat ada pelanggan yang ingin meminta bill, kasir cukup memasukkan nomor meja pelanggan tersebut ke komputer, lalu komputer langsung mencetak billnya. Harga sudah langsung dihitung secara otomatis oleh komputer. Pelayanan akan menjadi semakin cepat.

Berdasarkan latar belakang permasalahan tersebut, makalah ini mencoba memberikan sebuah alternatuf aplikasi sistem informasi restoran. System yang diperlukan adalah suatu aplikasi yang mampu menyimpan data nota pesanan konsumen dan langsung menampilkannya pada bagian dapur, menyimpan transaksi pembelian, penjualan, permintaan bahan baku makanan, transfer bahan baku makanan, stok bahan baku makanan tersedia, dan mampu menghitung besarnya food cost yang terjadi. Aplikasi juga dapat membuat dan menampilkan laporan pembelian, laporan penjualan, laporan food cost, dan laporan laba rugi penjualan secara otomatis.

B. Pembahasan

Perkembangan teknologi yang semakin tinggi menuntut layanan yang semakin mudah, cepat dan praktis. Teknologi SMS dan internet disebut sebagai teknologi yang paling murah dan paling mudah dibandingkan teknologi informasi yang lain. Dengan menggunakan teknologi tersebut dibuatlah sistem yang cukup murah namun tetap efektif dalam mengerjakan pelayanan transaksi pesan antar atau distribusi delivery order menu pada restoran.

Keuntungan dapat diperoleh dari kedua belah pihak, pihak restoran diuntungkan dengan murahnya biaya pelayanan yang dikeluarkan namun mampu memberikan pelayanan yang belum ada sebelumnya, mulai dari pemberian informasi kepada member restoran hingga penyediaan jasa pesan antar (delivery). Pada sisi member restoran diuntungkan dengan efisiensi tenaga dan waktu , sehingga mereka menjadi lebih mudah dalam melakukan kegiatan pemesanan menu baik makanan, minuman, maupun menu paket.

Salah satu hal terpenting perlu adanya sebuah website untuk restoran yang dapat memberikan informasi untuk konsumen dengan sistem pencarian data restoran yang mudah dan dilengkapi informasi lengkap mengenai restoran beserta produk yang ditawarkan. Website tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung pemesanan secara online melalui web dan pemesanan melalui SMS sebagai sarana untuk memesan makanan dan minuman yang langsung diantarkan ke rumah customer atau yang biasa kita kenal sebagai delivery order.

Dengan website yang dilengkapi dengan fasilitas pemesanan secara online maupun melalui SMS pada restoran ini diharapkan akan mampu menjawab permasalahan yang dihadapi oleh restoran dimana sistem dapat melakukan pencarian data restoran dengan memperhatikan faktor kemudahan dan memberi informasi detail dari setiap data restoran yang akan dicari sehingga dapat menunjang kinerja restoran menjadi lebih efisien dan meningkatkan kepercayaan serta memberikan kepuasan tersendiri bagi para customer/konsumennya

clip_image002

Gambar 1. Skema Sistem Informasi Layanan Restaurant

Teknologi informasi untuk rantai restoran bisa menyediakan platform manajemen ilmiah, lebih besar dan kuat untuk rantai restoran untuk memberikan perlindungan. Sekitar platform informasi manajemen, perusahaan dapat membentuk operasi mereka sendiri dan manajemen yang konsisten dengan kebutuhan operasi proses dan praktik manajemen.

Dewasa ini, bisnis restoran semakin menjamur. Setiap restoran berusaha menyajikan sesuatu yang baru dan unik kepada pelanggannya. Banyak restoran yang berhasil menarik pelanggan, tetapi banyak pula yang gagal. Faktor penyebabnya selain pangan, yang lebih penting adalah pelayanan (servis) yang diberikan. Sistem restoran manajemen terintegrasi, atau singkatnya disebut software restoran, akan sangat membantu pihak restoran untuk memberikan layanan yang lebih cepat dan lebih baik kepada pelanggan, pada saat yang sama memberikan kendali yang handal untuk manajemen restoran.

Software restoran dapat digunakan untuk menangani keseluruhan operasi restoran, mulai dari saat tamu datang, pesan makanan, penyajian makanan, hingga sampai tamu melakukan pembayaran dan meninggalkan restoran. Software restoran ini tidak terbatas untuk layanan table service, tetapi juga untuk model fastfood, take away, bakery, foodcourt, dan delivery. Dengan cakupan yang luas dan tingkat kerumitan yang cukup tinggi, salah satu tantangan yang dihadapi oleh pengembang software restoran adalah menyediakan tampilan antar muka (interface) yang mudah dimengerti dan mudah dioperasikan oleh semua staf restoran.

Untuk memahami penggunaan software restoran, berikut akan memberikan panduan langkah-langkah operasi sistem untuk restoran jenis table servis: Sewaktu tamu datang, penerima tamu dapat dengan mudah menyediakan meja yang sesuai dengan jumlah tamu, hanya dengan melihat layar monitor. Di dalam layar monitor sudah tercantum denah restoran, bentuk meja, beserta status meja.

Untuk mencatat pesanan tamu, sistem menyediakan beberapa alternatif input:

  1. Pelayan dapat menggunakan PDA untuk langsung mencatat pesanan tamu. PDA adalah komputer kecil yang dapat dibawa-bawa oleh pelayan langsung ke meja tamu.
  2. Pelayan mencatat pesanan-pesanan tamu di kertas, kemudian memasukkan pesanan-pesanan tersebut di terminal software terdekat. Terminal-terminal ini dapat ditempatkan di berbagai titik strategis di restoran. Terminal software restoran umumnya menggunakan layar sentuh (touchscreen), di mana pelayan cukup menyentuh gambar menu yang tampil di layar. Tetapi bisa juga dijalankan hanya dengan keyboard dan mouse.

Pesanan dari tamu dapat langsung diteruskan ke dapur-dapur yang bersangkutan. Sistem dapat mengatur agar menu makanan dikirim ke dapur makanan, dan menu minuman dikirim ke bar minuman. Untuk restoran yang mempunyai dapur di setiap lantai, sistem juga dapat mengatur agar pesanan tamu di lantai 1 hanya diteruskan ke dapur lantai 1, dan pesanan tamu di lantai 2 hanya diteruskan ke dapur lantai 2. Jumlah dapur dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing restoran. Di dapur tersedia printer dapur, yang langsung mencetak informasi pesanan tamu, dan layar monitor, untuk menampilkan daftar pesanan yang belum dan sudah disajikan. Layar monitor ini bersifat opsional, artinya bisa digunakan jika ada ruang yang tersedia di dapur. Melalui layar, sistem dapat memberikan peringatan jika pesanan tamu belum disajikan melewati waktu yang semestinya. Dengan demikian, semua pesanan dapat disajikan dengan baik dan cepat.

Sewaktu tamu selesai makan dan hendak membayar, kasir dapat mencetak tagihan hanya dengan menekan satu tombol di software. Sistem akan secara otomatis menghitung harga menu-menu yang dipesan, berikut promosi-promosi dan diskon-diskon yang ditawarkan oleh restoran bersangkutan. Jika restoran hendak menawarkan promosi, misalnya promosi untuk jenis makanan tertentu, berlaku untuk jam-jam tertentu, dan hanya di hari-hari tertentu, informasi tersebut dapat dimasukkan ke dalam sistem. Dengan demikian, kasir dapat dengan mudah melayani banyak meja sekaligus di saat restoran sedang sibuk. Jumlah dan jenis pembayaran yang diterima dari tamu kemudian dicatat ke dalam sistem.

DAFTAR PUSTAKA

Khang, Bustam, Ir, “Trik Pemrograman Aplikasi Berbasis SMS”, Elex Media

Komputindo, Jakarta, 2003.