.

Analisis Kritik seni lukis mooi indie Wakidi "Mountain Landscape"

Analisis Kritik seni lukis mooi indie Wakidi "Mountain Landscape" - Selamat berkunjung kembali di blog Kumpulan Ilmu. Pada kesempatan kali ini kumpulan ilmu akan berbagi lanjutan artikel "Analisis Kritik Terhadap Karya-Karya Seni Lukis Periode Mooi Indie (Studi Kasus Terhadap Karya-Karya Lukisan Pemandangan Alam Wakidi)" yang disusun oleh sobat Satrio Hari Wicaksono (Penulis adalah Dosen di STISI Telkom Bandung dan Asdos di ITB | blog: blog.stisitelkom.ac.id/members/satrio | facebook.com/satrio.h.wicaksono). untuk lebih lengkap baca juga posting sebelumnya "Analisis Kritik seni lukis mooi indie Wakidi "Ngarai Sihanok". semoga bermanfaat.

Wakidi, Mountain Landscape, 139,5 x 197 cm, Cat Minyak di atas Kanvas

Analisis Kritik seni lukis mooi indie Wakidi "Mountain Landscape"

Dalam karya ini Wakidi memvisualisasikan sebuah tebing yang terkena sinaran cahaya sebagai objek utama dalam lukisan berjudul Mountain Landscape ini.  Tebing tersebut berada ditengah-tengah deretan pegunungan yang menjulang tinggi dan berjejeran di sekelilingnya. Selain itu terlihat pula gambaran persawahan yang cukup mendominasi bagian tengah karya hingga sebagian sisi bawah, aliran sungai yang membelah bagian daratan menjadi dua bagian pada bagian tengah ke bawah, beberapa rumah penduduk, dan bagian hutan belantara yang menghiasi kaki pegunungan.

Bila dibandingkan dengan karya sebelumnya, karya di atas terkesan lebih cerah. Teknik pencahayaan gelap-terang yang digunakan dalam karya ini tak terlalu kontras, berbeda dengan karya Ngarai Sihanok sebelumnya yang menggunakan pembagian wilayah gelap-terang yang cukup kontras sehingga wilayah yang terkena cahaya langsung menjadi fokus utama. Namun pada karya ini penguatan terhadap intensitas cahaya sangatlah terasa, sehingga walau tanpa penggunaan kontras yang cukup kuat, wilayah tebing pada bagian tengah dapat langsung terasa sebagai objek utama dalam lukisan ini. Pemilihan warna yang digunakan pun terasa lebih kompleks walaupun tetap terasa senada, namun dengan dominasi warna terang, kesan ceria, teduh dan hangat menjadi kesan yang tampil dalam karya ini. Dapat disimpulkan dari kesan yang timbul dari pewarnaan yang dilakukan Wakidi dan sudut arah datangnya sinar matahari diduga pengambilan setting waktu diduga pagi hari.

Penggambaran detail dalam karya ini cukup kuat terasa dibandingkan dengan yang sebelumnya mengingat pengambilan sudut pandang yang lebih dekat. Aliran arus sungai, helai demi helai batangan padi, kontur tebing, serta bebatuan di pinggiran sungai tergambar secara halus dan apik.

Perspektif yang dibangun dalam karya tersebut sangatlah baik. Pembagian ruang dalam karya ini pun lebih terasa, bagian depan yang didominasi oleh petakan-petakan sawah dan sungai besar yang membelah daratan menjadi dua bagian, bagian tengah yang terisi oleh gambaran sebuah tebing yang menjulang tinggi sedangkan bagian belakang yang diwakili oleh sapuan halus gambaran pegunungan dan awan yang berarak. Namun berkat pencahayaan yang baik tebing yang berada dalam ruang tengah pun terangkat hingga mampu menjadi fokus utama dalam karya tersebut. Kedalaman ruang imajiner pada karya ini terbangun dengan baik.


itulah tadi posting tentang Analisis Kritik seni lukis mooi indie Wakidi "Mountain Landscape. semoga ada guna dan manfaatnya. terimakasih atas kunjungannya n jangan bosan-bosan ataupun jenuh untuk berkunjung kembali di blog kumpulan ilmu, he he he. wassalam