.

Net Present Value (NPV) | Kriteria Investasi

Kriteria Investasi 1 - Net Present Value (NPV)

Selamat berkunjung kembali di blog Kumpulan Ilmu dan Seputar Informasi Terkini. Pada kesempatan kali ini kumpulan ilmu akan berbagi posting tentang Net Present Value. Atau mungkin sobat ingin membaca posting sebelumnya yang membahas tentang "Teori Pertumbuhan ekonomi Harrod-Domar dan Solow-Swan". semoga bermanfaat.


Net Present Value dari Arus Benefit dan Biaya (NPV)

“Net Present Value (NPV) sering diterjemahkan sebagai nilai bersih sekarang. NPV dari suatu proyek atau gagasan usaha merupakan nilai sekarang (present value) dari selisih antara benefit (manfaat) dengan cost (biaya) pada discount rate terentu. NPV merupakan kelebihan benefit (manfaat) dibandingkan dengan cost/biaya“.(A. Choliq dkk, 1994)

NPV merupakan selisih antara pengeluaran dan pemasukan yang telah didiskon dengan menggunakan social opportunity cost of capital sebagai diskon faktor, atau dengan kata lain merupakan arus kas yang diperkirakan pada masa yang akan datang yang didiskonkan pada saat ini.Untuk menghitung NPV diperlukan data tentang perkiraan biaya investasi, biaya operasi, dan pemeliharaan serta perkiraan manfaat/benefit dari proyek yang direncanakan. (wikipedia)

Keuntungan netto suatu usaha adalah pendapatan bruto dikurangi jumlah biaya. Maka NPV suatu proyek adalah selisisih PV arus benefit dengan PV arus biaya.


  • Bt = benefit sosial bruto pada th t (terdiri dari segala jenis penerimaan atau keuntungan non financial pada th t)
  • Ct = biaya sosial bruto pada th t (terdiri dari segala jenis pengeluaran, baik yang bersifat modal maupun rutin) yang dibebani kepada penyelenggara proyek pada t ( termasuk investasi semula dalam tahun ke nol dan seterusnya.
  • n = umur ekonomis proyek
  • i = social opportunity costof capital yang digunakan sebagai social discount rate.
Indikator NPV :
  • Jika NPV > 0 (positif), maka proyek layak (go) utk dilaksanakan
  • Jika NPV < 0 (negatif), maka proyek tidak layak (not go) utk dilaksanakan
  • Jika NPV = 0 maka investasi yang dilakukan tidak mengakibatkan perusahaan untung ataupun merugi. jadi kalau proyek go/not go tidak akan berpengaruh pada keuangan perusahaan. Oleh karena itu keputusan harus ditetapkan dengan menggunakan kriteria lain misalnya dampak investasi terhadap positioning perusahaan.
NPV merupakan manfaat yang diperoleh pada suatu masa proyek yang diukur pada tingkat suku bunga tertentu. Dalam perhitungan NPV ini perlu kiranya ditentukan dengan tingkat suku bunga saat ini yang relevan. Selain itu, NPV juga dapat diartikan sebagai nilai saat ini dari suatu cash flow yang diperoleh dari suatu investasi yang dilakukan.

Suatu proyek dapat bermanfaat untuk dilaksanakan bila NPV proyek tersebut sama atau lebih besar dari nol, apabila NPV = 0, berarti proyek tersebut mengembalikan persis sebesar social opportunity costfaktor produksi modal. Jika NPV lebih kecil dari no, proyek tidak dapat menghasilkan senilai biaya yang dipergunakan oleh karena itu pelaksanaannya harus ditolak. Sumber-sumber yang seharusnya dialokasikan untuk proyek tersebut sebaiknya digunakan pada penggunaan lain yang lebih menguntungkan.

itulah tadi artikel tentang NPV (Net Present Value). terimakasih atas kunjungannya n jangan bosan-bosan ataupun jenuh untuk berkunjung kembali di blog kumpulan ilmu dan Seputar Informasi Terkini, semoga ada guna dan manfaatnya. he he he. wassalam