.

Teori Pertumbuhan Ekonomi Harrod-Domar dan Solow-Swan

Teori Pertumbuhan Ekonomi Harrod-Domar dan Solow-Swan

Selamat berkunjung kembali di blog Kumpulan Ilmu dan Seputar Informasi Terkini. Pada kesempatan kali ini kumpulan ilmu akan berbagi posting tentang Teori Pertumbuhan Ekonomi menurut Solow-Swan dan Harrod-Domar. Atau mungkin sobat ingin membaca posting sebelumnya yang membahas tentang "Pengertian, Keuntungan, Resiko Reksa Dana Syari'ah dan Reksa Dana Konvesnsional". semoga bermanfaat.

Evsey Domar

Teori Pertumbuhan ekonomi Harrod-Domar

Teori pertumbuhan Harrod-Domar ini dikembangkan oleh dua ekonom sesudah Keynes yaitu Evsey Domar dan Sir Roy F. Harrod. Teori Harrod-Domar ini mempunyai asumsi yaitu:
  1. Perekonomian dalam keadaan pengerjaan penuh (full employment) dan barang-barang modal yang terdiri dalam masyarakat digunakan secara penuh.
  2. Perekonomian terdiri dari dua sektor yaitu sektor rumah tangga dan sektor perusahaan.
  3. Besarnya tabungan masyarakat adalah proporsional dengan besarnya pendapatan nasional, berarti fungsi tabungan dimulai darititik nol.
  4. Kecenderungan untuk menabung (marginal propensity to save=MPS) besarnya tetap, demikian juga ratio antara modal-output(capital-output ratio=COR) dan rasio pertambahan modal-output(incremental capital-output ratio = ICOR).

Sir Roy F. Harrod

Menurut Harrod-Domar, setiap perekonomian dapat menyisihkan suatu proporsi tertentu dari pendapatan nasionalnya jika hanya untuk mengganti barang-barang modal yang rusak. Namun demikian untuk menumbuhkan perekonomian tersebut, diperlukan investasi-investasi baru sebagai tambahan stok modal. Hubungan tersebut telah kita kenal dengan istilah rasio modal-output (COR)

Dalam teori ini disebutkan bahwa, jika ingin tumbuh, perekonomian harus menabung dan menginvestasikan suatu proporsi tertentu dari output totalnya. Semakin banyak tabungan dan kemudian di investasikan, maka semakin cepat perekonomian itu akan tumbuh (Lincolyn, 2004:64-67)

Robert Solow

Teori Pertumbuhan Ekonomi Solow-Swan

Menurut teori ini garis besar proses pertumbuhan mirip dengan teori Harrod-Domar, dimana asumsi yang melandasi model ini yaitu:
  1. Tenaga kerja (atau penduduk) tumbuh dengan laju tertentu, misalnya P per tahun.
  2. Adanya fungsi produksi Q = f (K, L) yang berlaku bagi setiap periode.
  3. Adanya kecenderungan menabung (prospensity to save) olehmasyarakat yang dinyatakan sebagai proporsi (s) tertentu darioutput (Q). Tabungan masyarakat S = sQ; bila Q naik S juga naik,dan sebaliknya.
  4. Semua tabungan masyarakat di investasikan S = I = ?K.
Trevor Swan

Sesuai dengan anggapan mengenai kecenderungan menabung, makadari output disisakan sejumlah proporsi untuk ditabung dan kemudian diinvestasikan. Dengan begitu, maka terjadi penambahan stok kapital (Boediono, 1992: 81-82)

itulah tadi sekelumit wawasan tentang Teori Pertumbuhan ekonomi Harrod-Domar dan Solow-Swan. terimakasih atas kunjungannya n jangan bosan-bosan ataupun jenuh untuk berkunjung kembali di blog kumpulan ilmu dan Seputar Informasi Terkini, semoga ada guna dan manfaatnya. he he he. wassalam

1 comment:

Wah bermanfaat sekali sobat ... Thanks :)